Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape
Breadcrumb Abstract Shape

Tidak Ada Kata Terlambat untuk Memulai Kembali, Usia Hanyalah Angka dalam Menuntut Ilmu

Pernahkah Anda merasa ada bagian dari masa lalu yang belum selesai? Mungkin saat melihat rekan kerja yang lebih muda mendapatkan promosi karena ijazah mereka lebih tinggi. Atau mungkin, saat malam hari ketika anak-anak sudah terlelap, terlintas rasa sesal di hati karena dulu terpaksa harus berhenti sekolah demi membantu ekonomi keluarga.

​Rasa itu seringkali hadir sebagai bisikan pelan namun menyakitkan: “Andai dulu aku lulus SMA.” atau “Apakah sudah terlambat bagi orang setua aku untuk kembali memegang buku?”

​Jika Anda sedang merasakan hal ini, izinkan artikel ini menjadi teman bicara Anda sejenak. Artikel ini bukan untuk menghakimi, melainkan untuk mengingatkan kembali bahwa di dunia pendidikan, pintu tidak pernah benar-benar tertutup. Bagi Anda yang bekerja di pabrik, bagi Ibu yang sibuk mengurus rumah tangga, atau bagi siapa saja yang pernah putus sekolah: Tidak ada kata terlambat untuk memulai kembali.

​Mengapa Kita Berhenti? Sebuah Pemakluman

​Setiap orang punya ceritanya masing-masing. Tidak semua orang cukup beruntung memiliki jalan yang mulus dalam pendidikan formal. Banyak dari kita yang harus menjadi dewasa sebelum waktunya. Mungkin saat itu, pilihannya adalah antara membayar uang sekolah atau membeli beras untuk adik-adik di rumah. Mungkin saat itu, kondisi lingkungan tidak mendukung, atau kenakalan masa remaja membuat kita mengambil keputusan yang salah.

​Apapun alasan Anda berhenti sekolah di masa lalu, itu adalah bagian dari sejarah yang membentuk Anda menjadi sosok yang tangguh hari ini. Berhenti sekolah bukan berarti gagal dalam kehidupan. Buktinya, Anda masih berjuang, Anda masih bekerja, dan Anda masih mengurus keluarga. Anda adalah pejuang kehidupan.

​Namun, menjadi pejuang saja terkadang tidak cukup untuk mendobrak tembok-tembok penghalang karir dan masa depan. Ada kalanya, keberanian kita perlu dilengkapi dengan legalitas formal bernama ijazah.

​Usia Hanyalah Angka, Kemauan Adalah Kuncinya

​Stigma masyarakat seringkali menjadi musuh terbesar kita. Ada rasa malu yang menghantui ketika seorang bapak berusia 30-an atau seorang ibu berusia 40-an harus kembali belajar.

“Apa kata tetangga nanti?”

“Malulah sama anak, masa bapaknya sekolah lagi.”

​Pikiran-pikiran inilah yang justru menghambat kemajuan. Padahal, faktanya, menuntut ilmu tidak mengenal batas usia (kadaluarsa). Justru, ketika orang dewasa memutuskan untuk kembali bersekolah melalui jalur pendidikan kesetaraan (Kejar Paket), itu adalah bentuk keberanian yang luar biasa. Itu adalah tanda bahwa Anda menolak menyerah pada nasib.

​Di era modern ini, belajar tidak lagi harus duduk di kelas bersama anak-anak remaja yang membuat Anda canggung. Sistem pendidikan kesetaraan saat ini sudah sangat memanusiakan peserta didiknya.

​Membuka Pintu yang Terkunci: Manfaat Karir dan Ekonomi

​Mari bicara realistis. Mengapa ijazah setara SMA (Paket C) itu penting?

Bagi Anda yang bekerja sebagai pegawai pabrik atau buruh, Anda pasti paham betapa sulitnya naik jabatan tanpa ijazah SMA. Seringkali, keahlian (skill) Anda di lapangan jauh lebih hebat dibanding anak baru lulusan SMK. Anda menguasai mesin, Anda paham alur produksi, tapi karir Anda mentok di level operator hanya karena selembar kertas administrasi.

​Dengan mengambil Kejar Paket C, Anda bukan hanya mendapatkan kertas. Anda sedang mengambil kunci duplikat untuk membuka pintu karir yang selama ini terkunci. Perusahaan membutuhkan bukti kualifikasi standar, dan ijazah adalah buktinya. Bayangkan peluang menjadi foreman, leader, atau supervisor yang bisa terbuka lebar. Bayangkan kenaikan pendapatan yang bisa Anda bawa pulang untuk keluarga.

​Kebanggaan di Mata Anak dan Keluarga

​Bagi para ibu rumah tangga, mungkin karir bukan tujuan utama. Namun, ada hal yang lebih menyentuh hati: menjadi teladan bagi anak-anak.

Anak-anak adalah peniru ulung. Ketika mereka melihat ibunya atau ayahnya masih semangat membuka buku dan belajar di sela-sela kesibukan, mereka akan menyerap nilai bahwa pendidikan itu penting.

Bagaimana Anda bisa menyuruh anak rajin belajar jika Anda sendiri menyerah pada pendidikan?

Ketika Anda berhasil lulus dan mengenakan toga wisuda kelulusan Paket C, bayangkan binar mata bangga dari anak-anak Anda. “Hebat ya Ibu, meskipun sibuk masak dan urus kami, Ibu tetap lulus sekolah.” Kalimat itu harganya jauh lebih mahal daripada materi apapun. Pendidikan orang tua berkorelasi lurus dengan semangat belajar anak.

​PKBM Omni: Rumah Belajar yang Mengerti Anda

​Mungkin sekarang muncul pertanyaan teknis di kepala Anda: “Saya sibuk kerja shift, mana sempat sekolah?” atau “Saya gaptek, tidak bisa ikut sekolah online yang rumit.”

​Di sinilah PKBM Omni (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Omni) hadir sebagai solusi. PKBM Omni bukanlah sekolah kaku seperti yang Anda bayangkan. Ini adalah lembaga pendidikan yang dirancang khusus untuk merangkul mereka yang memiliki keterbatasan waktu dan akses.

​Mengapa PKBM Omni adalah jawaban yang tepat untuk Anda?

​Fleksibilitas Waktu: Kurikulum di PKBM Omni didesain untuk orang dewasa yang bekerja. Anda tidak perlu takut jadwal kerja shift Anda terganggu. Waktu belajar bisa disesuaikan.

​Bisa Diakses dari Mana Saja: Dengan dukungan teknologi melalui website pkbmomni.sch.id, materi pembelajaran bisa diakses secara daring. Ibu bisa belajar sambil menunggu anak pulang sekolah, dan Bapak bisa belajar saat istirahat jam kerja.

​Legalitas Terjamin: Ini yang paling penting. Ijazah yang dikeluarkan oleh PKBM Omni adalah ijazah resmi yang diakui negara. Ijazah Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA) dari sini memiliki kekuatan hukum yang sama dengan sekolah formal untuk melamar kerja, kuliah, hingga mendaftar CPNS.

​Pendekatan Kekeluargaan: Tutor dan pengajar di sini memahami bahwa siswanya adalah orang dewasa. Pendekatannya bukan menggurui, melainkan sharing (berbagi) dan membimbing.

​Mulailah Langkah Pertama Hari Ini

​Jangan biarkan keraguan memakan waktu Anda lebih lama lagi. Satu tahun dari sekarang, Anda pasti akan berharap Anda telah memulainya hari ini. Jangan sampai penyesalan itu berlanjut hingga tua.

​Mengambil keputusan untuk kembali belajar memang butuh keberanian besar. Tapi percayalah, rasa lelah belajar itu hanya sementara, sedangkan rasa bangga memiliki ijazah dan ilmu akan bertahan selamanya.

​Hapus rasa malu Anda. Ganti dengan rasa bangga bahwa Anda sedang memperjuangkan masa depan yang lebih baik. Entah itu untuk mengejar Paket A, B, atau C, pintu PKBM Omni selalu terbuka lebar menyambut niat baik Anda.

​Mari ubah “Andai dulu…” menjadi “Untung aku memulainya sekarang.”

​Kunjungi pkbmomni.sch.id sekarang juga untuk melihat informasi pendaftaran, kurikulum, dan biaya yang sangat terjangkau. Konsultasikan kebutuhan pendidikan Anda bersama kami. Ingat, masa depan Anda masih panjang, dan pena untuk menulis kisah sukses itu kini ada di tangan Anda.

​Ayo sekolah lagi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *